
Drama Korea (Drakor) kini menjadi kekuatan budaya global. Mereka menawarkan kisah kompleks, visual menawan, dan aktor bertalenta. Dari ratusan judul mengesankan, tujuh drama berikut telah menjadi ikon. Mereka memecahkan rekor rating dan meninggalkan jejak mendalam pada penonton di seluruh dunia. Anda wajib menyaksikan tujuh drakor yang akan menguras air mata ini.
1. Reply 1988 (2015)
Berlatar tahun 1988 di lingkungan Ssangmundong, Seoul, Reply 1988 adalah permata sinematik. Drama ini berfokus pada lima keluarga bertetangga dan lima sahabat masa kecil. Kisahnya bukan sekadar tentang cinta segitiga manis. Sebaliknya, drama ini merayakan kehangatan ikatan keluarga dan persahabatan.
Ceritanya terasa sangat otentik. Drama ini memotret momen-momen kecil kehidupan sehari-hari. Penonton melihat kesulitan ekonomi, kenakalan remaja, dan pengorbanan orang tua. Oleh karena itu, drama ini sukses membangkitkan nostalgia mendalam bagi siapa pun. Kisah ini jujur menunjukkan tawa, air mata, dan dukungan dari para tetangga. Reply 1988 jelas merupakan kisah slice of life yang menyentuh dan tak lekang oleh waktu.
2. Guardian: The Lonely and Great God (Goblin) (2016)
Dikenal juga sebagai Goblin, drama ini memadukan fantasi, romansa, dan mitologi secara spektakuler. Kisahnya mengikuti Kim Shin (Gong Yoo), seorang jenderal Goryeo yang hebat. Namun, ia dikutuk menjadi Goblin abadi selama 939 tahun. Kim Shin harus menemukan “pengantin Goblin,” Ji Eun-tak (Kim Go-eun), untuk mengakhiri kehidupannya yang menyakitkan.
Drama ini memanjakan mata penonton dengan sinematografi indah. Plotnya mencakup rentang waktu berabad-abad. Selain itu, penonton menyaksikan salah satu bromance paling legendaris antara Goblin dan Grim Reaper (Lee Dong-wook). Drama ini memiliki OST ikonik dan alur cerita kaya takdir, karma, dan reinkarnasi. Maka, Goblin berhasil menciptakan standar baru untuk genre romansa fantasi.
3. Crash Landing on You (CLOY) (2019)
Crash Landing on You (CLOY) adalah fenomena global. Drama ini menyentuh hati jutaan penonton dengan premisnya yang unik dan berani. Drama ini menceritakan kisah cinta terlarang. Ceritanya berpusat pada Yoon Se-ri (Son Ye-jin), pewaris konglomerat Korea Selatan, dan Kapten Ri Jeong-hyeok (Hyun Bin), perwira militer Korea Utara.
Se-ri mengalami kecelakaan paralayang tak terduga. Ia mendarat di zona Korea Utara. Kapten Ri segera menyembunyikan dan melindunginya. Di samping itu, CLOY menyeimbangkan romansa mendebarkan dengan intrik politik, aksi militer, dan komedi ringan. Komedi ini timbul dari perbedaan budaya kedua Korea. Kisah cinta yang melampaui perbatasan ini memecahkan rekor rating. Tentu saja, CLOY menjadi salah satu drakor paling populer sepanjang masa.
4. SKY Castle (2018)
SKY Castle adalah drama satir gelap yang sangat tajam dan intens. Drama ini mengguncang masyarakat Korea dengan kritik sosialnya yang pedas. Latar tempatnya adalah lingkungan mewah yang dihuni 0,1% keluarga elit teratas. Drama ini menggambarkan obsesi brutal orang tua terhadap kesuksesan akademik anak-anak mereka.
Drama ini mengungkap sisi gelap persaingan pendidikan ekstrem. Para ibu bersedia melakukan apa saja, termasuk menggunakan tutor bayangan yang mahal. Akibatnya, mereka ingin memastikan anak mereka masuk universitas bergengsi. Oleh karena itu, alur thriller-nya mencekam, penuh rahasia dan intrik. SKY Castle menjadi studi karakter mendalam tentang ambisi, kebohongan, dan kehancuran.
5. Extraordinary Attorney Woo (2022)
Drama ini memperkenalkan Woo Young-woo (Park Eun-bin), pengacara brilian dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Young-woo memiliki IQ 164 dan ingatan fotografis. Ia menjadi pengacara autis pertama di sebuah firma hukum besar Korea.
Extraordinary Attorney Woo mendapat pujian besar. Sebab, drama ini memiliki pendekatan yang sensitif dalam menampilkan karakter autistik. Drama ini menyoroti bagaimana Young-woo menghadapi prasangka di tempat kerja. Young-woo menggunakan perspektif uniknya untuk memecahkan kasus hukum sulit. Akhirnya, drama ini tidak hanya menyajikan kisah hukum menarik. Drama ini juga menyampaikan pesan kuat tentang empati, penerimaan, dan pentingnya merangkul keragaman.
6. Vincenzo (2021)
Vincenzo adalah perpaduan genre yang eksplosif. Drama ini menyajikan aksi, kejahatan, dan komedi gelap dengan gaya sinematik. Kisah ini berpusat pada Vincenzo Cassano (Song Joong-ki). Ia adalah consigliere atau penasihat mafia Italia keturunan Korea. Ia kembali ke Seoul setelah konflik dalam organisasinya.
Vincenzo datang untuk mengambil emas tersembunyi di dalam bangunan tua. Namun, ia malah harus berhadapan dengan Babel Group. Babel Group adalah konglomerat yang korup dan kejam. Vincenzo menggunakan metode mafia yang dingin untuk menegakkan keadilan. Meskipun kejam, karakter anti-hero ini karismatik. Drama ini menarik perhatian berkat aksi memukau, humor cerdas, dan tokoh utama yang memesona.
7. Mr. Sunshine (2018)
Drama epik ini adalah mahakarya sejarah. Latar waktunya adalah periode gejolak di awal abad ke-20. Waktu itu menjelang pendudukan Jepang di Korea. Kisahnya mengikuti Eugene Choi (Lee Byung-hun), seorang mantan budak. Ia melarikan diri ke Amerika Serikat. Kemudian, ia kembali ke Joseon sebagai Kapten Korps Marinir AS.
Di Joseon, ia jatuh cinta pada Go Ae-shin (Kim Tae-ri). Ae-shin adalah wanita bangsawan. Namun, ia secara diam-diam menjadi anggota pasukan rahasia. Ia berjuang untuk kemerdekaan Korea. Mr. Sunshine terkenal karena produksi yang mewah dan sinematografi luar biasa. Demikian juga, drama ini memiliki kisah cinta tragis yang terjalin dengan narasi besar. Ceritanya tentang patriotisme, kehormatan, dan pengorbanan. Kisah ini menawarkan pelajaran sejarah yang mendalam dan sangat emosional.
KESIMPULAN : Ketujuh drakor ini menetapkan standar tertinggi dalam industri. Kualitas penulisan dan aktingnya tak tertandingi. Mereka menjamin pengalaman menonton yang tidak hanya menghibur. Lebih dari itu, mereka meninggalkan kesan mendalam yang tak terlupakan.
Baca juga : Pilihan Film Komedi untuk Suasana Hati yang Lebih Ringan